HALSEL, MC – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Sosial (Dinsos) memiliki 4 program dan sejumlah kegiaan di tahun 2025 ini.
Keempat program dan sejumlah kegiatan ini sebagaian besar.telah dilaksanakan dan dipastikan rampung pada akhir tahun 2025.
Adapun program dan kegiatan dimaksud meliputi:
1. Rehabilitasi Sosial Meliputi Penyediaan Alat Bantu, kemudian Pemberian Layanan Rujukan dan Penyediaan Permakaman.
2. Perlindungan dan Jaminan Sosial meliputi Pendataan Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupten/Kota dan Fasilitasi Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga.
3. Penanganan Bencana meliputi Penyediaan Sandang.
4. Pemberdayaan Sosial meliputi Peningkatan Kemampuan Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota serta Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kabupaten/Kota.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Halmahera Selatan, Hi. Fadjri S, Kambey, kepada wartawan Jumat (24/10/2025) mengatakan, keempat program mulai dari rehabilitasi sosial hingga pemberdayaan masyarakat, ribuan warga di berbagai pelosok Halmahera Selatan telah merasakan dampak positif dari kinerja tersebut.
“Alhamdulillah, semua program yang dicanangkan mulai Januari hingga September 2025 telah berjalan lancar sesuai rencana. Ini adalah bukti komitmen kami Pemkab Halnahera Selatan dalam melayani masyarakat,”ujar Fadjri Kambey.
Mantan Kabag Ekonomi Setda Halmahera Selatan ini memaparkan adapun program Rahabilitasi Sosial berhasil menjangkau 102 penyandang disabilitas dengan rehabilitasi dasar, memberikan harapan baru bagi mereka untuk mandiri dengan memberikan alat bantu
Selain itu, 6 orang dengan gangguan jiwa telah difasilitasi rujukan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi Maluku Utara untuk penanganan lebih lanjut.
Serta 300 orang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendapat bantaun permakanan (Sembako).
Di Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Fadjri memastikan proses verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial serta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK) telah rampung, hal ini baginya sebagai jaminan akurasi data untuk penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
Tidak kurang dari 51.483 orang penerima manfaat masalah kesejahteraan sosial juga telah menerima bantuan sosial.
Selain itu, sebanyak 350 keluarga penerima manfaat dan Stunting juga telah menerima bantuan beras, menjadi penopang gizi keluarga di tengah tantangan ekonomi.
Begitu juga dengan program Penanganan Bencana telah terlaksana dengan baik, khususnya dalam penyediaan bantuan sandang bagi korban bencana alam dan sosial sebanyak 100 orang.
“Respons cepat dalam situasi darurat adalah prioritas kami, dan kami bersyukur dapat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,”terang Fadjri.
Lanjut mantan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halmahera Selatan ini menambahkan di sektor Program. Pemberdayaan Sosial juga menunjukkan hasil yang membanggakan.
Dimana ada 100 orang pekerja sosial masyarakat (Peksos) telah mendapatkan peningkatan kapasitas, biaya operasional dan insentif bagi pendamping PKH, TKSK, pendamping anak, serta pendamping disabilitas telah tersalurkan semuanya.
Begitu juga dengan peningkatan kemampuan potensi sumber kesejahteraan sosial bagi 80 orang juga telah sukses dilaksanakan.
Terakhir, 15 lembaga/kelompok usaha bersama (KUBE) telah menerima bantuan sosial modal usaha, yang diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian keluarga kurang mampu.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras tim Dinas Sosial serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Daerah. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat,”ucap Haji Fajdri sapaan akrab Kadinsos Halmahera Selatan ini. (Red)

















