HALSEL-MALUT, MC- Peringatan Haul ke-58 Guru Tua, atau peringatan wafatnya Habib Idrus bin Salim Aljufri di Kota Palu, Sulawesi Tengah bakal dihadiri keluarga besar Kasuba yang dipimpin langsung mantan Bupati dua periode Dr. Muhammad Kasuba, MA, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Alkhairaat Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Acara puncak peringatan wafatnya Habib Idrus Bin Salim Aljufri ke-58 tahun ini dilaksanakan di kompleks Alkhairaat Pusat Kota Palu Sulawesi Tengah pada tanggal 1 April 2026 juga akan dihadiri Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba.
Selain keluarga besar Kasuba, peringatan Haul Guru Tua ke-58 juga dihadiri perwakilan pengurus Komisariat Daerah (KOMDA) Alkhairaat Halmahera Selatan.
Sekertaris KOMDA Alkhairaat, Halmahera Selatan, Ongky Nyong, SS.,SH, didampingi Asisten 1 Bidang Pendidikan KOMDA Alkhairaat Muhammad Yusran Kamarullah, Lc, saat dikonfirmasi kepada wartawan Senin (30/03/2026) mengatakan saat ini utusan KOMDA Alkhairaat Halmahera Selatan menghadiri peringatan Haul ke-58 Guru Tua di Kota Palu sudah berada di Ternate.
“Rekomendasi pak Bupati untuk utusan KOMDA Alkhairaat Halmahera Selatan maupun hasil koordinasi unsur pimpinan internal menetapkan 2 orang yaitu saya dan ustaz Yusran Kamarullah,”ujar Ongky Nyong, SS. SH.
Mantan Kepala KUA Bacan Timur dan Bacan Selatan ini menambahkan bahwa peringatan Haul ke-58 Guru Tua juga akan dihadiri Ketua Yayasan Alkhairaat Halmahera Selatan, Dr. Abdillah Kamarullah dan juga Ketua KOMDA Jusmin Dahlan.
“Informasi pak Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba, kemudian Anggota DPR RI Izzuddin Al-qassam Kasuba dan Ustaz Muhammad Thariq Kasuba bakal hadir di Haul Guru Tua,”ungkap Ongky.
Lanjut dia bilang peringatan Haul ke-58 Guru Tua tahun ini juga dirangkaikan dengan pertemuan para Pimpinan pondok pasantren Alkahiraat seluruh indonesia dan juga pertemuan akbar alumni Timur Tengah.
Ongky berharap kehadiran utusan Halmahera Selatan bukan hanya sekedar mengikuti seremonial Haul saja, namun ini merupakan momentum dan spirit peradaban Ilmu dan Akhlak yang telah diukir oleh Guru Tua, sehingga harapan besar kami pasca haul nanti ada banyak catatan atau langkah – langkah kontekstual terhadap pendidikan agama dan keagamaan di Kabupaten Halmahera Selatan. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira

















