HALSEL – MALUT, MC- Setelah diresmikan lima bulan lalu Pasar Modern Babang, Kecamatan Bacan Timur hingga kini masih tetap sepi, karena tidak ada pembeli. Bahkan jumlah pedagang pun hanya satu yang menempati lapak.
Padahal Pasar tersebut memiliki fasilitas cukup banyak dan dilengkapi berbagai fasilitas memadai meliputi 6 unit area kuliner, 16 kios pakaian, serta 10 lapak Sembako. Pasar ini juga didukung fasilitas penunjang seperti area parkir, toilet, kantor UPTD, dan pos jaga.
Berdasarkan pantauan Mancuana.Id beberapa hari lalu, Pasar Modern Babang tampak sepi. Terlihat sebagian lapak atau kios masih serkunci dan hanya satu pedagang yang berjualan.
Padahal kehadiran pasar modern Babang bertujuan untuk memperkuat sektor perdagangan, meningkatkan daya saing ekonomi kerakyatan, dan memberikan kenyamanan bagi konsumen. Namun kenyataan sekarang tidak ada pedagang dan pembeli.
Terkait hal ini Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Halmahera Selatan, Ir. Agus Heriawan, SP. S.Hut, M.Si, yang dikonfirmasi mengaku pusing melihat kondisi pasar. Padahal menurutnya saat peresmian bulan Mei lalu sudah ada beberapa pedagang menempati lapak dan kios, namun kini sudah tidak berjualan lagi dengan alasan sepi pembeli.
Untuk mengantisipasi masalah ini solusinya adalah Pemkab Halmahera Selatan harus membangun pasar Ikan dan Barito yang sebelumnya sempat ada namun kini sudah rusak.
“Di APBD Perubahan ini kita mencoba agar bisa di renovasi pasar tersebut,”ujar Agus.
Mantan Kadis Pertanian ini mengaku heran karena dipasar yang baru dibangun itu hanya ada satu pedagang yang berjualan disana, sisahnya tutup dengan alasan tidak ada pembeli.
“Daya beli masyarakat kurang karena banyak pedagang masih berjualan di sepanjang jalan diluar areal pasar modern,”terang Agus. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira

















