HALSEL-MALUT, MC- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dibawa kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, menyambut baik rencana pembukaan Unit Kerja Kantor (UKK) Keimigrasian Kabupaten di Labuha.
Pemkab Halmahera Selatan juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif penguatan pelayanan publik di daerahnya. Pasalnya ini tidak hanya mendekatkan layanan kepada masyarakat tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi daerah kedepan.
“Saya di perintahkan Pak Bupati Bassam agar segera merespon dengan cepat apa yang di butuhkan untuk pembangunan kantor UKK keimigrasian di Halmahera Selatan. Perintah tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melakukan pertemuan perdana bersama kepala kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Akhmad Harry Lesmana di labuha pada Rabu (15/04/2026),”ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halmahera Selatan, Dr. Daud Djubedi, SH. LLM.
Menurut Daud dalam pembicaraan tersebut pihaknya bersama Kepala Kantor Imigrasi Ternate membicarakan teknis pelaksanaan pembangunan kantor UKK Keimigrasian Labuha.
Hal ini penting bagi Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Halmahera Selatan karena banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) di Halmahera Selatan melakukan pelayanan keimigrasian bisa lebih pendek dan terjangkau.
Dimana kantor Imigrasi tidak hanya melayani pembuatan paspor masyarakat, namun juga berbagai izin dan visa bagi orang asing.
Olehnya itu Pemkab Halmahera Selatan akan melakukan pengecekan terhadap aset lahan yang dimiliki untuk di gunakan pembangunan kantor Imigrasi.
“Untuk sementara dibuka kantor UKK nantinya kedepan akan menjadi kantor Imigrasi labuha yang saat ini di Maluku Utara baru ada dua kantor Imigrasi yaitu Kota Ternate dan Halmahera Utara,”ungkap Daud Djubedi.
Lanjut dia menambahakan dalam kerjasama ini pihak Pemkab menyiapkan lahan. Namun untuk langkah awal akan mengunakan bangunan yang sudah ada untuk aktivitas pelayanan sementara,”tandas mantan juru bicara Bupati Dr. Muhammad Kasuba ini.
Daud juga bilang kehadiran kantor UKK di Labuha secara otomotis mempernudah masyarakat dalam pemgurusan dokumen keimigrasian begitu juga dengan Warga Negara Asing (WNA).
“Kedepan kalau penerbangan internasional di buka di Halmahera Selatan maka WNA tidak lagi melakukan peneriksaan imigrasi di Manado tetapi langsung dilajukan di Labuha,”terang Daud.
Mantan Kepala Bappeda Halmahera Selatan ini mengaku akan menyampaikan hasil pertemuan tersebut kepada bupati Bassam. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira

















