HALSEL – MALUT, MC- Kabupaten Halmahera Selatan memiliki potensi strategis bagi dunia pariwisata dan usaha kedepan. Kondisi ini ternyata menarik minat para investor untuk membangun Hotel berbintang di ibu Kota Labuha sebagai infastruktur pendukung guna menampung wisatawan dan tamu dari luar daerah.
Adapun investasi di sektor Pariwisata dengan sasaran rencana pengembangan dan pembangunan infrastruktur pendukung sektor Pariwisata ini akan dilakukan oleh investor asal Bali yakni PT Bali Penida Jaya.
Dimana tindaklanjutnya pihak pengembang akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Halmahera Selatan untuk melakukan pertemuan dan pembahasan lebih lanjut.
Selain Hotel berbintang, investor juga berencana menginvestasi Pengembangan Pelabuhan oleh Asosiasi Badan usaha Pengelola Pelabuhan Indonesia (ABUPI) dan tindak lanjutnya akan dilakukan survei lokasi selanjutnya akan dibahas pada pertemuan Forum Expo Indonesian Internasional Infrastrukture dan Investment For Maritim dan Logistics pada tanggal 21-22 Oktober 2026 di Jakarta. Kesepakatan Investasi ini merupakan hasil dari keikutsertaan Pemkab Halmahera Selatan dalam Pelaksanaan APKASI OTONOMI EXPO 2026 di Indonesian Convention Exsebition ICE Tangerang pada tanggal 27-29 Agustus 2026. Dimana Forum Bussines dan Partnership dan Matchinh Tim Apkasi telah melakukan penjajakan kerjasama rencana investasi ini. Demikian dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, SE. M.Si, kepada wartawan Senin (07/09/2026).
Ia menjelaskan bahwa untuk rencana pembangunan Hotel berbintang, pihak Pemkab Halmahera Selatan mengarahkan pembangunanya ke arah Bacan Selatan tepatnya di dekat pantai.
Selanjutnya untuk pengembangan pelabuhan, Pemkab Halmahera Selatan melalui Dinas Perhubungan akan menyiapkan data studi kelayakan agar investasi ini bisa segera masuk.
“Kemarin kita bersama paka Wakil Bupati Helmi Umar Mchsin dan Sekretaris Dinas Perhubungan sudah melakukan diskusi dan negosiasi dengan pihak Asosiasi Badan usaha Pengelola Pelabuhan Indonesia (ABUPI) dimana ada dua pelabuhan yang menjadi sasaran pengembangan yakni, Pelabuhan Babang dan Pelabuhan Kupal, dan hasilnya akan dibahas pada pertemuan Forum Expo Indonesian Internasional Infrastrukture dan Investment For Maritim Logistics pada tanggal 21-22 Oktober 2026 di Jakarta,“ujar Nasir Koda. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira

















