HALSEL, MC – Selain 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Perkim dan Dinas Pertanian, yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17.554.408.890 Miliar, untuk mendukung keperluan pembangunan infrastruktur serta program pemberdayaan masyarakat di Pulau Obi.
Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) dan Dinas Kelauatan Perikanan (DKP) Halmalahera Selatan, Provinsi Maluku Utara juga memberikan kado manis buat masyarakat Pulau Obi berupa alokasi anggaran sebesar Rp 17.506.934.750 Miliar untuk kegiatan di tahun 2025.
Hal ini membuktikan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, dibawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin (Bassam – Helmi) dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat di pulau Obi
Ternyata ini bukan hanya isapan jempul, tetapi bukti nyata yang diberikan melalui alokasi anggaran untuk kegiatan sejumlah OPD di rahun ini.
Tercatat untuk Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Halmahera Selatan, sebesar Rp 14.144.134.750 Miliar.
Sementara untuk Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3.362.8000.000 Miliar dalam bentuk Pokir.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Halmahera Selatan, Siti Khodijah menjelaskan, anggaran senilai Rp 14.144.134.750 Miliar, tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Dana tersebut dipergunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan di wulayah Obi mulai jenjang sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP.
“Dari 21 paket itu, ada 81 kegiatan yang tersebar di Desa – Desa di 5 Kecamatan, dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Pulau Obi,”ujar Siti Khodijah.
Senada juga disampaikan Kadis DKP Halmahera Selatan, Idris Ali, mengatakan anggaran sebesar Rp 3.362.800.000 Miliar bersumber dari APBD tahun 2025 merupakan kegiatan Pokir DPRD dalam bentuk bantuan kepada kelompok nelayan.
Bantuan yang diberikan tersebar di 3 Kecamatan Yakni, Kecamatan Obi Utara, Obi Tinur dan Obi Selatan terdiri dari, pengadaan mesin outboard 40 PK, 20 PK dan 15 PK.
Kemudian pengadaan armada fiberglass 3 GT, 2 GT dan1 GT serta pengadaan coolbox 600 liter dan 220 liter.
Serta ada juga pengadaan Rumpon laut dangkal dan pengadaan mesin ketinting 9 PK.
“Total untuk Obi Utara sebesar Rp 495.000.000 Juta, kemudian Obi Timur Rp 1.601.400.000 Miliar dan Obi Selatan Rp 1.266.400.000 Miliar,”terang Idris Ali. (Red)
















