HALSEL-MALUT, MC- Nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK) penangkap ikan KM Diva alias Ade Line 02 diduga mabuk dan menganiaya dua orang warga asal Desa Amasing Kota Kecamatan Bacan dengan cara mengeroyok hingga korban mengalami babak belur.
Kejadian tersubut terjadi di pelabuhan Perikanan Panamboang Kecamatan Bacan Selatan pada Sabtu (24/04/2026) sekira pukul 17.30 Wit.
Kini kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian Polres Halmahera Selatan. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPLP) nomor 122/IV/2026/SPKT Polres Halmahera Selatan/Polda Maluku Utara tertanggal 25 April 2026, menyebutkan telah terjadi duhgaan tindak Pidana “Penganiayaan dan Pengeroyokan” yang dilakukan oleh saudara Ata, Al dan kawan-kawan terhadap korban Riswan dan Ikbal.
Dijelaskan awalnya jedua korban sedang duduk di pelabuhan kapal Panamboang tiba-tiba salah satu terlapor berteriak secara berulang kali dengan nada Rasis. Tidak terima dengan perkataan tersebut, korban langsung marah karena tersinggung dengan perkataan terlapor.
Parahnya terlapor turun dari kapal dan langsung memukul dan mengeroyok korban secara bersama-sama mengunakan kepalan tangan secara berulang kali di bagian wajah dan badan hingga korban mengalami luka sobek di bagian wajah dan kepala.
Nyong salah satu keluarga korban mendesak pihak Kepolisian Polres Halmahera Selatan agar segera menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan menangkap para pelaku yang saat ini kabur.
“Kita tidak menginginkan ada aksi saling balas, karena itu keluarga berharap Kepolisian segera menangkap para pelaku,”ungkap Nyong dengan nada tegas.
Sementara itu Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Panamboang, Fahrudin Hadji yang dikonfirmasi mengaku akan memanggil seluruh ABK dan Nahkoda kapal KM Diva.
Fahrudin juga mengakui kalau seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut dalam kondisi mabuk
“Iya semua mabuk jadi nanti kami akan panggil para ABK dan pemilik kapal untuk dimintai keterangan,”tutup Fahrudin. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira
















