HALSEL, MC – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha Halmahera Selatan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Lomba berhadiah yang melibatkan seluruh pegawai dan karyawan.
Selain mengelar berbagai lomba, RSUD Labuha juga melaksanakan kegiatan donor darah hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini berlangsung di halaman RSUD Labuha Desa Marabose Kecamatan Bacan, pada Rabu (13/08/2025) dibuka langsung Direktur RSUD Labuha dr. Titin Andriyanti, sebagai simbol dimulainya perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 80.
Lomba seru dihadirkan mulai dari baris-berbaris (PBB) dengan mata tertutup hingga lomba Quis berhadia yang mana seluruh pesertannya mengunakan pakian merah putih.
Ketua Panitia kegiatan, Harliani Hi Arwi mengungkapkan mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai sekaligus menjadi sarana membangun semangat nasionalisme, kerja sama, dan solidaritas.
Untuk kegiatan lomba Baris Berbaris (PBB) dengan tutup mata ini merupakan rangkaian lomba yang diikuti seluruh pegawai dan karyawan guna melatih kekompakan dan kesiapan para Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Labuha dalam menerima dan melaksanakan aba-aba yang diberikan.
”Kegiatan seperti ini bukan hanya untuk merayakan hari kemerdekaan, tetapi juga untuk memperkuat kekompakan dan solidaritas di antara kita,”ujar Ketua Panitia Harliani Hi Arwi disela – sela lomba kepada Wartawan Rabu (13/08/2025).
Lanjut Harliani yang juga Kapala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) RSUD Labuha ini menambahkan untuk lomba Quis berhadia dengan tema Kemerdekaan sekaligus dilakukan penilaian bagi peserta apel.
“Jadi setiap peserta yang mengikuti apel semarak HUT RI ini, juga nilai penampilan terbaik mereka dan paling terheboh dengan memakai kostum merah putih,”terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan layanan laboratorium adalah meningkatkan kepedulian sosial, dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat.
“Calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal seperti pengukuran tekanan darah, kadar hemoglobin, dan pemeriksaan kesehatan lainnya sebelum mendonorkan darah,”tambah Harliani.
Untuk layanan pemeriksaan kesehatan umum bagi masyarakat. Ini bisa berupa pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, atau pemeriksaan kesehatan lainnya.
Begitu pula layanan Laboratorium tersedia untuk mendukung kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan laboratorium akan membantu dalam proses skrining dan penentuan kelayakan donor, serta memberikan informasi kesehatan bagi masyarakat yang memeriksakan diri,”tandas Harliani sapaan akrab Ketua Panitia. (Red)
















