HALSEL-MALUT, MC- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tanggap Bencana (BTB) Halmahera Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan bergerak cepat menindaklanjuti bencana angin puting beliung yang menimpa warga empat Desa di Kecamatan Pulau Makian dengan menyalurkan bantuan.
Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan dalam merespons kejadian bencana yang menimpa masyarakat di pulau Makian.
Peristiwa angin puting beliung terjadi pada Senin (13/04/2026) dini hari sekira pukul 03.00 WIT.
Bencana ini menerjang sejumlah desa dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga, sehingga memicu keprihatinan berbagai pihak.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan tercatat 53 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Terdiri dari 47 rumah berada di Desa Rabutdaiyo, 2 rumah di Desa Walo, serta masing-masing 1 rumah di Desa Dalam dan Desa Gorup.
Penyerahan bantuan dipimpin langsung Ketua BAZNAS Halmahera Selatan Muhammad Ratueal, didampingi Wakil Ketua III H. Amin Hi. Ali dan Kepala Pelaksana Ancum Surachman bersama tim BPBD pada Selasa (14/04/2026).
Langkah cepat ini dinilai sebagai bentuk respons tanggap darurat yang efektif dalam penanganan bencana.
Adapun logistik yang diberikan berupa 51 karung beras ukuran 10 kilogram, 28 dus mie instan, serta 23 cup pop mie dan karpet.
Bantuan ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, khususnya kebutuhan pangan.
Ketua BAZNAS Halmahera Selatan, Mahmud Ratuela, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga di Pulau Makian dan menegaskan komitmennya bersama Pemkab Halmahera Selatan untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan.
“Komitmen kami terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam meringankan beban warg,”ujar Mahmud Ratuela.
Mantan Kepala Satpol PP Halmahera Selatan ini menambahkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini tidak hanya logistik, tetapi juga material bangunan seperti seng, semen, dan kayu.
“BAZNAS bersama BPBD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui donasi kemanusiaan demi membantu para korban bangkit kembali,”ungkap Mahmud.
Diakhir penyampaiannya mantan Kabid Kominfo ini memberikan imbauan Kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira
















