HALSEL, MC – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Labuha dan sekitarnya , sejak Sabtu 21 Juni hingga Minggu 22 Juni 2025 , menyebabkan banjir.
Akibat kondisi tersebut menyebabkan sedikitnya ratusan rumah warga terendam air dan ratusan Kepala Keluarga mengungsi karena rumah meteka terendam banjir.
Untuk menangani warga korban banjir dibutuhkan penanganan cepat salah satunya ketersediaan makanan dan air bersih.
Berdasarkan amatan media ini di Posko Dapur Umum yang dibuka Pemkab Halmahera Selatan, melalui Dinas Sosial didepan lapangan Meredeka mengalami keterbatasan tenaga maupun peralatan masak.
Bahkan terlihat kompor yang digunakan untuk memasak nasih mengunakan kompor gas manual yang bersumber dari bahan bakar minyak tanah.
“Torang sedikit kewalahan karena api kompor harus dipompa, kalau tidak apinya tidak naik,”ujar sejumlah petugas Posko Dapur Umum.
Lanjut mereka harusnya dalam kondisi darurat ini mengunakan kompor tabung gas elpiji atau alat bantuan kompresor.
Selain itu keterbatasan juga terlihat apada petugas pembungkus nasi hanya 10 orang sementara jumlah warga yang terdampak banjir mencapai ribuan orang.
Kondisi jika tidak segera di tangani dengan serius oleh Dinas Sosial maka dipastikan banyak warga korban banjir terlambat makan . (Red)
















