HALSEL – MALUT, MC- Pemerintah Kabupaten Kabupaten Halmahera Selatabln dibawa kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan perbaikan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui peluncuran 44 proyek perubahan yang terdiri dari 40 aksi perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) tingkat I dan 4 proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II tahun 2026.
Program ini bertema “Membentuk Kepemimpinan Adaptif, Kolaboratif, Inovatif, dan Berdampak” untuk PKA dan “Proyek Perubahan Menuju Tata Kelola Yang Adaptif dan Berdampak” untuk PKN dilaksanakan di aula kantor bupati pada Senin (20/07/2026) dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Abdillah Kamarullah, para Asisten, Staf Ahli dan Pimpinan OPD.
Hal ini bertujuan memacu reformasi birokrasi, di mana pejabat didorong menghadirkan terobosan nyata untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mutu pelayanan masyarakat.
Tercatat sebanyak 4 proyek perubahan PKN tingkat II diperkenalkan meliputi Satgas Satu oleh Kads Sosial Hi. Fajri Subhi Kambey, S.Pd. kemudian Saruma Cerdas dimotori Kadis Pendidikan Sity Khodijah, S.Ag. Sipandai oleh Kadis Kominfo Sutego, ST dan Sport Saruma Kadis Dispora Noce Totononu, SH. M.Si.
Selain itu 40 peserta PKA angkatan I tahun 2026 meluncurkan aksi perubahan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan menperkuat pelayanan publik.
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan proses pembelajaran hingga mampu melahirkan berbagai inovasi yang diharapkan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat
“Semoga peluncuran proyek perubahan PKA dan PKN dapat dituntaskan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,”ujar Bupati Bassam.
Pasalnya menurut dia kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi di lingkungan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Karena itu orang nomor satu di Bumi Saruma ini juga menyampaikan penghargaan kepada pendamping mentor dan narasumber yang telah nembimbing peserta selama mengikuti PKN maupun PKA.
Ia juga bilang kualitas pelayanan publik sangat tergantung pada kapasitas ASN yang miliki kopetensi, integritas dan kemampuan berinovasi. Karena sistem birokrasi di Halmahera Selatan dibangun berdasarkan prinsip profesionalisme, keterbukaan, dan kopetensi, bukan atas dasar kedekatan personal maupun kepentingan tertentu.
Olehnya itu dirinya mengingatkan kepada seluruh ASN agar menjalankan amanah dengan penuh tanggunghawab baik kepada masyarakat maupun ke Allah SWT,” pinta Bupati. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira
















