Rumah Adat Kesultanan Buton Ramaikan Karnaval Budaya HUT Kabupaten Halsel

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Adat Kesultanan Buton di Karnaval Budaya Saruma

Rumah Adat Kesultanan Buton di Karnaval Budaya Saruma

HALSEL, MC – Dalam memeriahkan Karnaval Budaya Saruma, Paguyuban Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, menampilkan rumah adat Kesultanan Buton atau yang dikenal Baruga Keraton Buton.

Pada karnaval budaya yang dilaksanakan dalam rangka meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan, ke-22 Tahun itu tidak hanya menampilkan budaya dari daerah Wakatobi Sulawesi Tenggara,  tetapi juga menampilkan budaya daerah lain.

Tercatat kurang lebih 18 suku etnis yang mendiami Halmahera Selatan, seperti budaya dari daerah Makassar Sulsel,  Ambon Maluku,  Jawa, Madura, Minang Sumatra, Gorontalo, Manado Sulut, Papua, Togale, Makayoa, Bacan dan lainnya ikut ambil bagian meriahkan acara karnaval yang dibuka Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, pada Selasa (10/06/2025).

Baca Juga:  Iksan Kalesaran Pimpin Raker Menyusun Program Strategis KONI Halsel

Dimama dalam karnaval tersebut paguyuban Wakatobi yang dipimpin bapak La Hua, menampilkan rumah adat Kesultanan Buton yang dihias mengunakan mobil open cup dengan dibalut kain adat sehingga terlihat sangat indah.

Baruga atau Keraton merupakan bagian dari rumah adat Kesultanan Buton dibangun menggunakan konstruksi kayu. 

“Baruga juga difungsikan sebagai tempat musyawarah pemerintah kesultanan Buton dan juga tempat mengambil keputusan, termasuk tempat pemakzulan Sultan, pengumuman Sultan yang baru terpilih dan juga sebagai tempat rangkaian pelantikan Sultan Buton,” terang Koordinator Karnaval Paguyuban Wakatobi Halmahera Selatan, La Hua.

Dia mengaku alasan mengambil tema ini, dengan tujuan ingin memperkenalkan Keraton Kesultanan Buton atau rumah adat Buton kepada masyarakat Halmahera Selatan .

Baca Juga:  Besok Tim BPBD dan DPRD Halsel Bergerak ke Lokasi Banjir di Desa Soligi dan Wayaloar, 1 Warga  Meninggal Dunia

Dengan begitu lanjut La Hua, bilang publik bisa lebih mengenal dan mengetahui dengan jelas rumah adat Kesultanan Buton, yang mungkin selama ini belum semua mengetahui.

“Kami mengucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, yang telah memberikan kesempatan kepada paguyuban Wakatobi untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Kesultanan Buton Sulawesi Tenggara,”tutup La Hua dengan singkat.  (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Akademisi Unkhair Sebut Perubahan Warna Air Laut di Pulau Obi Murni Fenomena Alam Blooming Alga
Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik
Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing
Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026
Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam
Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi
Bupati Bassam Puji SDM Orang Buton di Halsel, Kuasai Sektor Ekonomi Hingga Pemerintahan
Pelantikan KKST Halsel, Ketika Cakalele dan Silat Buton Bertemu Di Rumah Besar Saruma

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Akademisi Unkhair Sebut Perubahan Warna Air Laut di Pulau Obi Murni Fenomena Alam Blooming Alga

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:54 WIB

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:00 WIB

Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 19:46 WIB

Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam

Berita Terbaru