YBH Justice Malut Desak RSUD Halsel Pastikan Zat Racun Pada Korban Kritis Asal Waya

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Keracunan Saat di Evakuasi ke RSUD Labuha

Korban Keracunan Saat di Evakuasi ke RSUD Labuha

HALSEL-MALUT, MC- Kasus dugaan keracunan makanan yang dialami 6 warga Desa Waya Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, perlu menjadi atensi khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan.

Pasalnya dalam peristiwa ini tercatat jumlah korban cukup banyak terdapat satu keluarga, dimana 3 orang mengalami kritis dan di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha. Sementara satu orang lainnya meninggal dunia di Puskesmas setempat pada Rabu (28/01/2026) pukul 12.00 Wit.

Atas terjadinya peristiwa dugaan keracunan makanan ini pihak Yayasan Bantuan Hukum (YBH) Justice  Provinsi Maluku Utara angkat bicara mendesak tim medis RSUD Labuha agar meneliti zat racun yang terkandung dalam diri korban melalui tes laboratoriiun kesehatan daerah.

Baca Juga:  DPMD Halsel Darurat Disiplin, Pegawai Malas Masuk Kantor

“Saya meminta kepada pihak medis untuk melakukan pendalaman serius lebih jauh untuk memastikan ada atau tidaknya  kandungan zat berbahaya dan jenis zat seperti apa baik di dalam tubuh para korban atau pada makanan yang dikonsumsinya. Harus ada suatu Kesimpulan medis secara ilmiah,”ujar Direktur YBH Justice Maluku Utara, Ongky Nyong, SS. SH, kepada wartawan Rabu (28/01/2026).

Menurut Ongky peristiwa yang dialami para korban ini tidak boleh ada kekosongan hukum, maka itu Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Polres Halmahera Selatan juga mesti memberikan atensi khusus demi kepentingan hukum para korban.

Jika terbukti secara medis ditemukan ada kandungan zat berbahaya pada makanan atau pada tubuh korban maka hal ini dapat ditindaklanjuti oleh APH,”pinta Ongky.

Baca Juga:  Nobar Australia Vs Indonesia di Aula Kantor Bupati

Diketahui dalam peristiwa ini tercatat sebanyak 6 orang di Desa Waya Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, mengalami keracunan makanan.

Berikut Nama Korban Keracunan

1. La Bani La Poke (56) Meninggal Dunia
2. Wa Jania Lasima (57) Kritis di rawat di RSUD Labuha
3. Arman La Bani (22) Kritis rawat di RSUD Labuha
4. Risnawati La Bani (29 Kritis rawat di RSUD Labuha
5. Wa Aca La Bani (20) Sehat dirawat di Puskesmas Indong
6. Halfian La Bani (13) Sehat di rawat di Puskesmas Indong.  (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Ris

Editor : Risman R. Lamitira

Berita Terkait

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik
Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing
Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026
Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam
Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi
Bupati Bassam Puji SDM Orang Buton di Halsel, Kuasai Sektor Ekonomi Hingga Pemerintahan
Pelantikan KKST Halsel, Ketika Cakalele dan Silat Buton Bertemu Di Rumah Besar Saruma
Ini Pesan Menyentuh Sultan Bacan Kepada Pengurus KKST Halsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:54 WIB

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:00 WIB

Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 19:46 WIB

Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam

Senin, 27 Juli 2026 - 09:45 WIB

Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi

Berita Terbaru