Top Diskominfo Halsel Luncurkan Sistem Inovasi Baru Bernama SIPANDAI

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kominfo Sutego, ST bersama Sekda Dr. Abdillah Kamarullah

Kadis Kominfo Sutego, ST bersama Sekda Dr. Abdillah Kamarullah

HALSEL-MALUT, MC- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Sekatan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian secara resmi menghadirkan terobosan baru bernama Akselerasi Pangkalan Data Terintegrasi Desa Pesisir atau “SIPANDAI“.

Proyek perubahan yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Kominfo Halmahera Selatan, Sutego, ST, dan di dukung sepenuhnya oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan Dr. Abdillah Kamarullah, SE. MM, selaku Mentor Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II tahun 2026 di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Kepala Dinas Kominfo Halmahera Selatan, Sutego, ST,  Jum’at (05/06/2026) mengatakan bahwa inovasi baru SIPANDAI dirancang sebagai pusat data strategis yang menghubungkan data Desa dengan data sektoral lintas Perangkat Daerah secara cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Menurutnya Kabupaten Halmahera Selatan adalah wilayah kepulauan di mana 78 persen dari total wilayahnya berupa lautan, menaungi 249 Desa dan 30 Kecamatan yang mayoritas berada di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Baca Juga:  Ini Program dan Kegiatan Dinas Sosial Dibawah Pimpinan Fadjri Kambey

Sehingga lanjut dia selama ini, penyusunan program seringkali terkendala oleh data yang masih bersifat sektoral, tersebar di berbagai Dinas tanpa integrasi (Silo), serta masih banyaknya Desa pesisir yang belum terjangkau akses internet yang memadai.

Untuk itu melalui inovasi SIPANDAI, seluruh data Kependudukan, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Infrastruktur, hingga potensi Ekonomi dihimpun ke dalam arsitektur data tunggal (Source Of Truth) yang mengalir langsung dari tingkat Desa hingga ke dashboard eksekutif Bupati.

Inovasi Ini memiliki 6 manfaat yang signifikan bagi Pemkab Halmahera Selatan dan Masyarakat meliputi:

1. Kebijakan Berbasis Data (Data-Driven Policy): Pimpinan daerah kini memiliki akses real-time ke data lintas sektor yang komprehensif. Keputusan pembangunan dan pelayanan kini sepenuhnya didasari oleh kondisi aktual, bukan lagi asumsi.
2. Penghapusan Ego Sektoral: Integrasi ini secara signifikan mempermudah pertukaran informasi, mengurangi duplikasi pengumpulan data antar dinas, dan mempercepat sinkronisasi program lintas sektor.
3. Akselerasi Prioritas Nasional: SIPANDAI secara langsung memperkuat efektivitas penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan mewujudkan Satu Data Indonesia di Kabupaten Halmahera Selatan.

Baca Juga:  6 Desa di Halsel Raih Penghargaan Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan

Manfaat Nyata Bagi Masyarakat Pesisir:
1. Intervensi Sosial yang Lebih Tepat Sasaran: Dengan basis data yang akurat, pemerintah dapat segera merespons isu di tingkat desa, seperti mendeteksi anak putus sekolah, menyalurkan bantuan kepada keluarga miskin yang belum terjangkau, hingga memetakan potensi atlet berbakat di desa terpencil.
2. Keterbukaan Informasi dan Transparansi Publik: Proyek ini membangun portal kinerja publik dan website Desa yang saling terhubung. Masyarakat dapat secara terbuka mengakses dan memverifikasi informasi terkait pelayanan, capaian program, maupun potensi ekonomi desanya.
3. Pembangunan yang Responsif: Masyarakat pesisir akan merasakan pelayanan publik yang lebih cepat dan selaras dengan kebutuhan nyata mereka, mendorong terciptanya kesejahteraan yang inklusif.

Baca Juga:  Aida Ilyas Jabat Ketua PD Salimah Halsel Periode 2026-2030 Usai Terpilih di Musda ke-V

SIPANDAI mengusung semangat “Data dari Desa, Kebijakan untuk Rakyat” ini mencerminkan bahwa setiap data yang diolah dari tingkat bawah sepenuhnya ditujukan untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan warga Halmahera Selatan.

Langkah revolusioner ini juga menjadi wujud konkret perwujudan Misi ke-4 Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dalam transformasi Tata Kelola Pemerintahan Digital, sekaligus menjawab Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membangun Birokrasi yang modern dan inovatif langsung dari Desa. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Ris

Editor : Risman R. Lamitira

Berita Terkait

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik
Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing
Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026
Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam
Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi
Bupati Bassam Puji SDM Orang Buton di Halsel, Kuasai Sektor Ekonomi Hingga Pemerintahan
Pelantikan KKST Halsel, Ketika Cakalele dan Silat Buton Bertemu Di Rumah Besar Saruma
Ini Pesan Menyentuh Sultan Bacan Kepada Pengurus KKST Halsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:54 WIB

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:00 WIB

Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 19:46 WIB

Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam

Senin, 27 Juli 2026 - 09:45 WIB

Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi

Berita Terbaru