Aksi Peduli Harita Nickel Bantu Warga Korban Banjir di Halmahera Barat

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Peduli Harita Nickel Korban Bencana di Halbar

Aksi Peduli Harita Nickel Korban Bencana di Halbar

HALBAR-MALUT, MC- Perusahan Tambang Harita Nickel yang beroperasi di pulau Obi Kawasi Kabupaten Halmahera Selatan, menunjukan kepeduliannya terhadap warga korban bencana tidak hanya di wilayah areal tambang tetapi juga di daerah lain seperti yang di alami warga di Kecamatan Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Guna mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda daerah tersebut Harita Nickel mengerahkan bantuan melalui program “Harita Nickel Peduli”. Dukungan yang diberikan mencakup bantuan logistik mendasar hingga penerjunan Emergency Response Team (ERT) langsung ke titik-titik terdampak.

Dalam aksi ini Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT. Ali, menyampaikan rasa terima kasihnya saat menerima bantuan logistik secara simbolis pada Minggu (11/01/2026) di Jailolo.

Adapun bantuan logistik Harita Nickel yang disalurkan berupa Beras kemasan, Mie Instan, Air Mineral ukuran 600ml, serta Matras atau tikar sebagai alas tidur yang sangat dibutuhkan para pengungsi di posko-posko Desa.

Baca Juga:  MK Percepat Sidang Pembacaan Putusan Sela Gugatan Sengketa Pilkada 4 - 5 Februari

Selain bantuan materiil, Harita Nickel juga mengambil langkah teknis dengan mengerahkan tiga tim Rescue atau Emergency Response Team untuk membantu warga membersihkan puing puing sisa banjir yang menimbun pemukiman.

Tercatat sebanyak dua tim Paramedic juga diterjunkan guna memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang mulai terserang berbagai penyakit pascabencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik ini akan langsung kami salurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh Kecamatan terdampak,” ujar Gunawan.

Aksi Cepat Emergency Response Team Harita Nickel di Lokasi Bencana

Usai menyerahkan bantuan di Posko Induk, Emergency Response Team Harita Nickel yang terdiri dari tiga tim lapangan dan dua tim paramedic langsung bergerak ke pusat bencana.

Tim ini membawa pasokan obat-obatan yang disalurkan melalui Puskesmas Kecamatan Ibu serta memberikan penanganan medis langsung kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Baca Juga:  Iksan Kalesaran Pimpin Raker Menyusun Program Strategis KONI Halsel

Camat Ibu, Warjin Hi. Soleman, mengatakan bahwa secara akumulatif terdapat 1.593 jiwa atau 497 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung.

Lanjut dia meski kebutuhan pangan darurat mulai teratasi lewat dapur umum TNI-Polri dan Tagana, kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur dari Harita Nickel menjadi dukungan vital bagi stabilitas kondisi warga.

Senada disampaikan Kepala Desa Tongute Ternate, Said Sania, mengungkapkan bahwa kelelahan fisik dan trauma mulai memicu penyakit di masyarakat.

“Keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan batuk muncul sejak hari pertama. Kehadiran paramedic dan bantuan obat-obatan Harita Nickel sangat membantu meringankan beban psikis warga kami,” tutur Kades Tongute Ternate.

Kisah Haru di Balik Puing Banjir

Di tengah proses pembersihan, terselip kisah memilukan dari para penyintas. Sukarni Siu, warga Desa Tongute Ternate, menceritakan perjuangannya menggendong sang suami yang tengah sakit ke tempat yang lebih tinggi saat air setinggi dada mengepung rumah mereka di tengah malam.

Baca Juga:  Kado Lebaran dari Kades Silang Sulinda Untuk 27 Warga Kurang Mampu

Kondisi semakin sulit karena anak sulungnya juga tengah menjalani perawatan amputasi kaki di Ternate.

“Ini situasi yang sangat berat. Mengurus rumah, suami yang sakit, dan memikirkan anak yang diamputasi di tengah bencana. Saya sangat berharap ada bantuan untuk kesembuhan suami dan anak saya,” ungkap Sukarni penuh haru.

Kisah pilu juga datang dari Arfia Jalal (65), lansia yang menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah sepanjang sejarah hidupnya. Dimana seluruh peralatan dapur dan pakaian miliknya hanyut tak bersisa.

“Badan saya sakit semua karena kejadian itu, tapi syukurnya sudah diperiksa dan diberi obat oleh tim medis Harita Nickel,” ucapnya seraya mengucapkan terima kasih.

Diketahui saat ini, tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan sisa material banjir segera tertangani dan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama masa pemulihan berlangsung.  (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Ris

Editor : Risman R. Lamitira

Berita Terkait

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik
Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing
Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026
Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam
Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi
Bupati Bassam Puji SDM Orang Buton di Halsel, Kuasai Sektor Ekonomi Hingga Pemerintahan
Pelantikan KKST Halsel, Ketika Cakalele dan Silat Buton Bertemu Di Rumah Besar Saruma
Ini Pesan Menyentuh Sultan Bacan Kepada Pengurus KKST Halsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:54 WIB

Kepala LAN RI Puji Bupati Bassam, Sebut Tata Kelola ASN Halsel Terbaik

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:00 WIB

Dinyatakan Lulus, 40 Peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 Resmi Kembali ke OPD Masing-Masing

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Luar Biasa Desa Silang Raih Penghargaan Terbaik Pertama Katagori Penerima Jamsostek Award 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 19:46 WIB

Tokoh-Tokoh Buton di Halsel Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Bupati Bassam

Senin, 27 Juli 2026 - 09:45 WIB

Bupati Bassam Geram Diduga Ada Provokator di Internal Birokrasi

Berita Terbaru