HALSEL – MALUT, MC- Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyampaikan realita kondisi keuangan daerah saat ini akibat kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.
Dalam arahannya dihadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat apel gabungan Senin (13/07/2026) Bupati bilang kondisi keuangan daerah Halmahera Selatan mengalami tantangan akibat dampak efisiensi anggaran secara nasional.
Bahkan sampai sekarang belum.ada kepastian terkait kebijakan fiskal yang dilakukan pemetintah pusat termasuk belum terialisasinya Dana Bagi Hasil (DBH) baik dari Pemerintah Provinsi maupun pusat sehingga berdampak kondisi keuangan daerah.
Meski begitu orang nomor satu di Bumi Saruma ini menegaskan Pemkab Halmahera Selatan, bersama Sekretaris Daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tetap berkomitmen menjaga dan memenuhi hak-hak ASN berdasarkan kemampuan keuangan daerah. Meski menurutnya pengelolaan anggaran tidaklah mudah karena harus membagi kemampuan fiskal untuk membiayai pembangunan sekaligus memastikan pelayanan publik tetap aman.
Untuk itu ia mengimbau ASN agar tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi keuangan daerah.
“Saya memahami kebutuhan ASN termasuk gaji ke- 13 untuk biaya pendidikan anak dan TPP untuk keperluan keluarga, namun kondisi ini tidak hanya di alami Halmahera Selatan namun hampir seluruh daerah menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Bahkan di beberapa daerah mencul wacana akan merumahkan tenaga PPPK, namun di Halmahera Selatan tetap komitmen mempertahankan,”ujar Bupati Basam seraya mengajak seluruh ASN Halmahera Selatan perkuat kebersamaan, saling memahami dan gotong royong hadapi tantangan ini bersama. (*)
Penulis : Ris
Editor : Risman R. Lamitira
















