HALSEL, MC – Sultan Bacan ke 22 Muhammad Irsyad Maulana Sjah, sejak Jum’at (21/3/2025) melakukan safari ramadan 1446 Hijriyah di Desa Kawasi, Kecamatan Obi.
Dalam kegiatan tersebut, Sultan Muhammad Irsyad didampingi sejumlah perangkat adat Kesultanan Bacan.
Di Obi, putra sulung mendiang Sultan Hajj Abdurrahim M Ridwan Gary Sjah itu melakukan bersilaturahim dengan warga dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama disana.
Sebelum ke Desa Pasir Putih Obi Utara, Sultan Bacan menyempatkan shalat Jum’at berjamaah di Desa Kawasi Obi.
Dalam Tausyiahnya, Sultan Muhammad Irsyad, memberi beberapa wejangan kepada jamaah bahwa jangan lupa Do’a yang paling kuat adalah Do’a yg keluar dri mulut dan hati kita sendiri.
Dia juga bilang Kalau bisa, sebelum tidur kita wajib memaafkan semua orang, namun jika ada tindakan mungkar yang diberikan kepada kita, maka kita wajib bertindak, sebab hak tersebut merupakan anjuran dalam Amar Ma’ruf.
Lanjut Sultan, bahwa Air mata yang indah adalah yang di smpaikan langsung kepada Allah, jadi jangan pernah mengeluh kepada siapapun,”ucap Sultan Bacan dalam Tausyiahnya.
Sebelum menutup Tausyiah, Sultan meminta doa kepada seluruh Jama’ah agar dirinya dapat menjadi pemimpin yang amanah dan menjadi ahli Ibadah bukan ahli maksiat.
Dalam kesempatan itu Sultan juga berkesempatan berziarahi ke Makan leluhurnya yang berada di dalam kompleks Perusahaan Wanatiara Persada.
Senentara itu Naib Ompu Juru Tulis, M. Husni Muslim, menambahkan bahwa dalam Safari Ramadhan 10 hari terakhir di Pulau Obi ini, Sultan di rencanakan akan melaksanakan anjangsana ke sejumlah tempat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. (Red)
















