HALSEL – MALUT, MC- Ompu Datuk Sapanggala yang juga Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba bersama Sultan Bacan Dede Irsyad Maulana Sjah, menghadiri dan mengikuti prosesi adat Popas Lipu atau pembersihan negeri, Selasa (16/6/2026)
Prosesi adat ini dilaksanakan setiap 1 Muharam 1448 Hijriah bertepatan dengan Tahun Baru Islam yang jatuh pada tanggal 16 Juni 2026, ini diawali dengan pembacaan do’a di Masjid Kesultanan Bacan, kemudian dilanjutkan dengan pawai keliling kota Amasing dan Labuha diikuti perangkat adat, pemerintah daerah, dan masyarakat sesuai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakil Ompu Datuk Sapanggala yang juga Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, kemudian Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Selatan Ny. Hj. Rifa’at Al Sa’ada Bassam, jajaran pimpinan OPD serta para perangkat adat Kesultanan Bacan.
Sultan Bacan Dede Irsyad Maulana Sjah menjelaskan prosesi adat Popas Lipu merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Negeri Saruma terhindar dari berbagai bencana.
“Prosesi adat ini menjadi salah satu langkah ikhtiar untuk menghindari bencana. Kita tidak bisa memungkiri dan bersikap takabur, karena musibah seperti banjir maupun kekeringan bisa terjadi akibat kelalaian kita sendiri,” ujar Sultan.Bacan.
Putra sulung mendiang Sultan Bacan ke-21 Gahral Aydan Syah ini berharap ritual peninggalan leluhur Kesultanan Bacan bisa tetap terjaga dan menjadi pegangan dan terus dilestarikan oleh perangkat adat, pemerintah, dan masyarakat demi memperoleh keberkahan serta perlindungan dari Allah SWT.
Sementara itu Ompu Datuk Sapanggala, Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa prosesi adat Popas Lipu merupakan bagian dari syiar Islam yang telah menyatu dengan tradisi Kesultanan Bacan selama bertahun-tahun.
“Prosesi adat ini merupakan bentuk syiar Islam yang menjadi bagian dari adat yang telah berjalan cukup lama di lingkungan Kesultanan Bacan. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga nilai-nilai tersebut dan mewariskannya kepada generasi penerus,”ungkap Bassam Kasuba.
Bassam yang juga Bupati Halmahera Selatan ini bilang momentum Tahun Baru Hijriah menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan penataan diri agar Halmahera Selatan senantiasa mendapat ridha Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai bencana.
“Secara ikhtiar, di tahun Hijriah ini kita menata kembali diri dan daerah kita agar Halmahera Selatan menjadi daerah yang mendapat ridha Allah dan dijauhkan dari segala bentuk bencana,” ujarnya.
Putra sulung mantan Bupati dua periode Dr. Muhammad Kasuba, MA, juga menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat Halmahera Selatan diberikan keberkahan, kesehatan, dan rahmat sehingga dapat bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami Pemerintah Kabupaten selalu berkomitmen untuk bergandengan tangan dan bahu-membahu membangun Lipu atau Negeri Saruma Halmahera Selatan yang kita cintai ini,”terang Bassam. (*)
Penulis : Tim
Editor : Risman R. Lamitira
















